Pasti Anda tidak asing dengan madu, salah satu bahan yang sering digunakan sebagai ramuan herbal. Bagi yang beragama Islam, Dalam Alquran surah An-Nahl ayat 68-69, Allah mengungkapkan kebesarannya melalui keistimewaan dan khasiat yang terkandung dalam madu. “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia.” (QS. 16:68) “Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. 16:69)
Demikian, Alquran menjelaskan bahwa lebah dan beberapa serangga terkait menghasilkan madu. Lebah membuat madu dari sekresi manis tanaman yang disebut nektar bunga, atau serangga lain (aphid honeydew). Proses produksi itu terdiri dari beberapa tahapan, yakni regurgitasi, aktivitas enzimatik dan penguapan air. Madu yang dihasilkan lebah tidak hanya memiliki rasa yang manis, madu rupanya memiliki kemampuan super sebagai pembunuh bakteri. Hal itu karena kebanyakan mikroorganisme tidak tumbuh di dalam madu sehingga, madu yang tersegel tidak rusak, bahkan setelah ribuan tahun.
Sejak zaman kuno, madu telah digunakan sebagai obat untuk mencegah luka terinfeksi. Kini, madu yang telah dimurnikan dan terstandarisasi umumnya digunakan untuk melawan infeksi di rumah sakit. madu dari lebah sangat dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki berbagai manfaat dalam dunia kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat madu yang perlu Anda ketahui.
Gambar 1. Madu Lebah
Mengatasi ngompol
Satu sendok madu yang diminum sebelum tidur dapat membantu anak untuk mengurangi kebiasaan mengompol. Hal ini karena madu dapat meringankan urat saraf pada anak kecil karena gula di dalam madu mencakup keseluruhan gula dari keistimewaan menyedot kelembapan. Madu yang dikonsumsi menyerap air dari tubuh anak dan menyimpannya sepanjang malam. Dengan begitu, ginjal menjadi lebih tenang.
Namun, bila anak masih mengompol, hentikan terlebih dahulu pemberiannya untuk melihat kemampuan anak menguasai aliran kantung kemih. Anda bisa memberikannya kembali dengan jumlah yang lebih sedikit dari biasanya.
Luka pada lambung dan usus dua belas jari
Setelah mengonsumsi madu, rasa sakit akan menghilang dan tidak akan muncul kembali. Panas di perut akan menghilang dan muntah-muntah akan berhenti. Madu yang diminum akan membuat hemoglobin di dalam darah bertambah. Saat mengalami luka pada lambung dan usus 12 jari, Anda harus minum madu kira-kira setengah jam sebelum makan dan 2–3 jam sesudah makan. Madu diminum sebanyak 30 gram sehari.
Kercunan alkohol
Keracunan yang disebabkan oleh minuman arak dapat berpengaruh pada jantung. Kondisi ini bisa diatasi dengan madu cair sebanyak 40 persen dari total air hangat yang digunakan. Cairan tersebut dapat memelihara jantung, menstimulasi fungsi hati, dan menghancurkan alkohol secara kimia dengan membuat gula fruktosa.
Batuk serak
Untuk mengatasi batuk serak, Anda bisa mencampurkan satu teko maduk diaduk kuat dengan satu sendok kecil perasan jahe dan sirup satu buah lemon. Pengadukan dilakukan selama seperempat jam. Namun, ada cara lain yang lebih sederhana. Anda hanya tinggal mengonsumsi madu tanpa campuran apa-apa sebelum sarapan pagi.
Luka
Anda bisa membuat salep untuk luka dari madu dengan mencampurkan 80 gram madu, 20 gram minyak ikan, dan zeroform. Salep ini bisa mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses merapatnya kulit pada semua jenis luka.

